Dibalik Metode Diet Rendah Karbohidrat.

03 Mei 2012


            Karbohidrat umumnya mempunyai porsi 45-60% dari total makanan yang kita makan. Para ahli menasehatkan agar tiap orang dewasa memakan paling tidak 120-125 gram karbohidrat setiap hari untuk memenuhi kebutuhan dasar. Tentu ini juga tergantung lokasi dan jenis aktifitas.
Jika konsumsi karbohidrat kita berlebih dan aktifitas fisik kita sedikit, kelebihan karbohidrat akan diubah menjadi lemak. Kelebihan lemak akan memicu kelebihan berat badan dan resiko kesehatan lainnya.
Mengurangi asupan karbohidrat dan menambah protein dengan harapan akan membantu tubuh membakar lemak lebih. Tetapi apabila hal itu dilakukan terus menerus, maka pada saat proses katabolik, yang mana protein diubah menjadi glucose sebagai energy, protein akan diambil dari otot yang akan menyebabkan berkurangnya massa otot. Dan pada saat perubahaan protein menjadi glucose itu menghasilkan sisa buangan berupa nitrogen yang harus dibuang melalui urine dan keringat. Nitrogen yang dibuang melalui urine ini jelas akan membebani ginjal. Jadi semakin rendah asupan karbohidrat, semakin tinggi intensitas latihan dan semakin banyak protein yang dikonsumsi, dalam waktu yang lama, akan merugikan ginjal kita. Banyak minum air yang diharapkan akan melancarkan proses ginjal, juga akan membebani ginjal apabila diet seperti ini diteruskan karena sisa buangan tersebut tetap harus melewati ginjal kita.
            Jadi sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui cara diet yang cocok untuk tubuh kita. Karena kemampuan metabolisme dan kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda.(sha) 

0 komentar:

Poskan Komentar

Hi ! feel free to comment ya !

Blog contents © shabrina 2010. Blogger Theme by Nymphont.